TAJAM

magnificent balinese culture

suatu pagi sekelebat liat acara TV, sekilas pemeran sinetron serasa familiar. liat dimana ya? “itukan yang main lenong bocah dulu” kata iparku. oh ia ya. aku melangkah ke depan rumah. “kalau mereka sekarang sudah dewasa, sekarang aku beranjak tua dong?” pikirku seperti adegan-adegan sinetron yang ngomong dalam hati itu.

aku harus melakukan sesuatu “fak”.

seperti biasa di hari minggu pagi aku main komputer, liat-liat berita, denger musik di youtube lagu-lagu 2000an dulu. ia ya, aku sudah “tua”. aku punya komputer/PC lagi setelah dulu jam SMA, aku beli karena istriku minta laptop buat latihan ujian nasional, biar terbiasa katanya. tapi aku belinya PC supaya stay di rumah dan ngga bisa dibawa kemana-mana.

niatnya beli PC juga sekalian buat main game, nostalgia gitu ceritanya. kebetulan anak ini juga terlihat punya bakat buat streamer jadi sekalian aja buat latihan dia.

PC yang spek nya “so so” ini bertahan setahunan kalau tidak salah. setelahnya ada saja error nya, entah itu fan CPU nya,PSUnya, hardisk yang sering error dan bad sector. ditambah lagi ternyata daya listrik yang tidak stabil. dan beberapa minggu kemarin windows 10 sudah tidak dapat support lagi, sedangkan untuk upgrade ke windows 11 spesifikasi tidak mendukung.

akhirnya memilih untuk menggunakan linux lagi. ubuntu, pop os, linux mint, fedora, cachy os, aku coba semua. jadi ingat dulu waktu sma itu. kenal linux dari majalah komputer, dulu suka ada bonus live cd linux. berbagai macam distro. waktu itu aku coba opensuse dan my first impresion is “WOW”.

paruh baya itu penuh tantangan, supaya tidak monoton dan membosankan. tubuh dan otak sangat butuh kegiatan baru atau update kegiatan lama yang dulu pernah di sukai. aku memilih “ngoprek” dan main game. kamu milih ngapain di masa paruh baya ini?

Comments

Tinggalkan Balasan